PELAJAR
Sebelum pPENGERTIAN enulis menguraikan tentang pengertian pelajar ada baiknya akan diuraikan terlebih dahulutentang remaja. Dimana pelajar include di dalam remaja itu sendiri. Di zaman dahulu kebanyakananggota masyarakat menganggap bahwa anak adalah orang dewasa ukuran kecil. Karena itu mereka diberi pakaian, tugas, tanggung jawab, dan norma-norama seperti orang dewasa. Bahkan diadakan pulapernikahan masa kanak-kanak. Walaupun hanya bersifat adat-istiadat belaka dan tentunya bukanbersifat biologis. Istilah remaja pada zaman itu tidak ditemukan. Karena masyarakat beranggapansetelah habis masa kanak-kanak maka orang langsung menjadi dewasa. Di zaman modern sekarang ini,semenjak ilmu pengetahuan telah berkembang dengan pesatnya, terutama psikologi dan ilmupendidikan, maka fase-fase perkembangan manusia telah diperinci dan ciri-ciri serta gejala-gejala yangtampak pada setiap fase perkembangan itu dipelajari secara mendalam. Di dalam fase-faseperkembangan itu, masa remaja merupakan massa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.Remaja merasakan bukan kanak-kanak lagi, akan tetapi belum mampu memegang tanggung jawabseperti orang dewasa. Karena itu pada masa remaja ini terdapat kegoncangan pada individu remajaterutama di dalam melepaskan nilai-nilai yang lama dan memperoleh nilai-nilai yang baru untukmencapai kedewasaan. Hal ini tampak dalam tingkah laku remaja itu sehari-hari, baik di rumah, disekolah maupun di dalam masyarakat.Ada beberapa ciri utama dari pada masa remaja atau pubertas yaitu :Pertama, ciri primer, yaitu matangnya organ seksual yang ditandai dengan adanya menstruasi (menarche) pertama pada anak wanita dan produksi cairan sperma pertama ( nocturnal seminal emisión) pada anak laki-laki. Yang dimaksud dengan peristiwa menarche ( menstruasi ) ahíla terjainyapendarahan pertama pada alat kelamin wanita. Hal ini disebabkan karena kelenjar wanita ( ovarium )mulai berfungsi yaitu memasakkansel telur ( ovum ) dan sel telur yang masak itu lalu keluar dari indungtelur ( ovarium ). Peristiwa ini dinamai ovulasi. Bila sel telur ( ovum ) yang masak itu disalurkan kesaluran telur kemudian tidak dibuahi maka ia akan keluar bersama darah, yang berasal dari permukaanrahim.Menurut ilmu kedokteran telur yang sedang masak itu menghasilkan statu zathormon bernamaestrogen ( zat betina ) yang mengubah anak perempuan ini baik jasmaniah maupun rohaniah. Padaperistiwa menarche ini anak wanita tidak mengalami kesenangan malah lebih banyak mengalamigangguan seperti sakit perut, sakit kepala, badan tidak enak, dan lain-lain.Kedua ciri sekunder, meliputi perubahan pada bentuk tubuh pada kedua jenis kelamin itu. Anak wanitamulai tumbuh buah dada, pinggul membesar, paha membesar karena tumpukan zat lemak dan tumbuhbulu-bulu pada alat kelamin dan ketiak. Pada anak laki-laki terjadi peubahan otot, bahu melebar, suaramulai berubah, tumbuh bulu-bulu pada alat kelamin dan ketiak serta kumis pada bibir. Disamping ituterjadi pula pertambahan berat badan pada kedua jenis kelamin itu.Ketiga, ciri terrier, yang dimaksud dengan ciri tertier ahli ciri-ciri yang tampak pada perubahan tingkahlaku. Perubahan ituerat juga sangkut pautnya dengan perubahan psikis, yaitu perubahan tingkah laku
yang tampak seperti perubahan minat, antara lain minat belajar berkurang, timbul minat terhadap jeniskelamin lainnya, juga minat terhadak kerja menurun. Anak perempuan mulai sering memperhatikandirinya. Perubahan lain tampak juga pada emosi, pandangan hidup, sikap dan sebaginya.Karena perubahan tingkah laku inilah maka jiwanya selalu gelisah. Dan sering pula konflik dengan orangtua karena adanya perbedaan sikap dan pandangan hidup. Kadang-kadang juga bertentangan denganlingkungan masyarakat dikarenakan adanya perbedaan norma yang dianutnya dengan norma yangberlaku dalam lingkungan.Dr. Zakiah Daradjat ( 1978 ) mengungkapakan sebagai berikut :
Remaja adalah usia transisi. Seorang individu, telah meninggalkan usia kanak-kanak yang lemah danpenuh kebergantungan, akan tetapi belum mampu ke usia yang kuat dan penuh tanggung jawab, baikterhadap dirinya maupun terhadap masyarakat. Banyaknya masa transisi ini bergantung kepadakeadaan dan tingkat sosial masyarakat dimana ia hidup. Semakin maju masyarakat semakin panjangusia remaja, kaerna ia harus mempersiapkan diri untuk menyesuaikan diri dalam masyarakat yangbanyak syarat dan tuntutannya.
Di dalam fase-fase perkembangan, kedudukan usia remaja dijelaskan oleh beberapa orang ahli seperti :a. Aristoteles : membagi fase perkembangan manusia dalam 3 kali 7 tahun0 -7 tahun : masa kanak-kanak7 14 tahun : masa anak sekolah14 21 tahun : masa remaja/puberteitb. Stanley Hall masa remaja itu berkisar dari umur 15 tahun sampai dengan 23 tahunc. Sedangkan menurut DR. Zakiah Daradjat masa remaja itu lebih kurang antara 13 21 tahund. Pembagian fase-fase perkembangan yang agak luas dijelaskan oleh Arthur T.Jersild cs. Dalam bukunya Child Psychologi ( 1978 ) sebagai berikut :x-0 tahun : permulaan kehidupan ( masa konsepsi )masa prenatal ( dalam kandungan )proses kelahiran0-1 tahun : masa bayi ( infancy )1-5 tahun : masa kanak-kanak ( early chilhood )5-12 tahun : masa anak-anak ( middle chilhood )15-18 tahun : masa remaja ( adolescence )
18-25 tahun : masa dewasa awal ( pre adulthood )25-45 tahun : masa dewasa ( early adulthood )45-55 tahun : masa dewasa akhir ( late adulthood )55-x tahun : masa tua ( senescence ) dan akhir kehidupanDari beberapa penggolongan di atas dapatlah dikatakan bahwa pelajar SLTA termasuk dalam katagorimasa remaja yang usianya kisaran 15 sampai dengan 18 tahun. Pelajar itu sendiri terdiri dari beberapatingkatan yaitu pelajar Sekolah Dasar yang usianya bekisar 6 tahun sampai dengan 12 tahun, PelajarSekolah Menengah Pertama yang usianya berkisar 13 tahun sampai dengan 15 tahun, dan pelajarSekolah Menengah Atas yang usianya berkisar antara 16 tahun sampai dengan 18 tahun. Pelajar SLTA itusendiri adalah anak-anak yang usianya berkisar dari 16 tahun sampai dengan 18 tahun yang memperoleh pendidikan formal di sekolah,.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar